Skip navigation

Seriously, I really hate that word said from your mouth
We’ve promised to never say it
But you broke it
And if you know
Everytime you say that
My heart is so broken
And I always get sick
Just right now
I’m getting asthma
But actually I know that’s because my faults too
I hope you’ll never it again
Forever
I’ve been loving you with all my soul
So please respect it

Advertisements

image

She’s so beautiful
She’s sweet
She’s mature
And she’s you

Okay, setelah lama vakum nulis blog, sekarang aku nyoba nulis lagi, dan saat ini aku pengen cerita tentang suatu hal telah membuat aku beda, beda dari sebelumnya, dan karena ini aku sekarang punya kehidupan yang baru, lebih baik tentunya.

Well, I’ll start. It was started around 4 months ago. My friend, Rio, usually called Ncut, ask me to be active in Twitter again. Then I start twitting again. Yet, it was surprising when I opened my profile my username was ukkiy. Hahahaha, it is such a cute name I think, and my followers mostly laughed and gave me comments by replying. Moreover, another surprising thing was my avatar, it showed the picture of my ex. girlfriend and I.

However, that is not the story I wanna tell you. This story is about how I met someone special in my life, someone who always fill my soul until now, and I wish it would be forever.

Someday, when I was twitting, I found her name, I actually ever knew and saw her, because she is my peer in university. Then I followed her, then she followed me back, and we started talking and we enjoyed it. We were getting closer when we often shared about our problems each other, and fortunately I always got nice sollutions from her, and she was also. We enjoyed our time when we were together and could talk about anything, cheer up each other, and laughed together.

After three weeks, I felt something wrong happened with my heart, I thought that I consider her not only as a sharing partner, but more than that. I was so confused at that time, I thought that feeling is impossible, there are some factors that force me to be realistic, but I could not against that strong feeling. First, at that time she was in Jakarta and I was in Yogyakarta, and we did not know well each other, we just ever met but we never remebered it, so we considered we even never met before. Second, she is 3.5 years old older than me. Third, at that time she was looking for job in Jakarta, so it is possible that we will have long distance relationship. We thought that it would not work.

I did not know why, someday, she suddenly doubted if we will have a relationship, but actually I knew that she felt the same with me. Then, I tried to chase her, I called her to convince her that I really love her and I am serious with her.

After a long conversation, I could convince her, and she believed in me, and that time we agreed to have a relationship. This is the point for my new life, and I am happy through my days with her.

It was on September 24, 2010. We almost through 3 months together. Some problems occur, but we could through them well together. I realize that she always try to understand me better, and so do I.

Met you, that was a coincidence that I will never regret, even though I know it had been directed by Lord. Thank God for believing in me to take care of her. I promise I will always love her.

What the hell boring class is this? The lecturer seems have his own world, he explains without considering whether the students understand, and he keeps continuing the explanation, not stop it, and ask whether the students understand.
I also look at my classmates, and most of them are bored also, just few of them listening to the lecturer.
I think this is the most boring lecture in this semester, but this lecture is very useful while i’m doing thesis. Yet, i don’t understand a lot the materials given.
Yap i think i’ve to strenghten my motivation in order to get the points in materials given, though this is the most boring lecture.

At the first time
You became a bandage
You covered my pain
‘Till it was healed

However
Now you become a drug
My morphine
I need you everytime
And I can’t lose you
You always make me desiring more when I taste you

Everything changes when you come
My summer has gone
And my autumn comes

You are my autumn
Save me from summer
When I feel so hot
So tired
Then you come
Bring down all my pain and burdens

Thank you, honey

Lagi-lagi, menghabiskan seharian penuh di rumah di bulan puasa ini, spesifiknya di atas kasur kamarku. Yap, nothing to do, so bored!
I just remember about someone I admire, she’s not a stranger for me, and so do I. So actually we already know each other, but the problem is she never realize that I admire her
This afternoon, my colleages and I will hold fasting-break at sawah resto, and I hope she will come to this event. I’ve sent her sms last night, but my messages were not delivered, even I’ve sent twice. Hmm maybe this is not my luck, semesta sedang gak berpihak ma aku. Well, it’s okay, maybe next time with different chance.
Yak, aku baru sadar kalo aku harus nyelesein tugas accounting theoryku buat summarize a lot of pages into 5 pages of folio paper handwriting
Emang dosen yang satu ini rada freak, jaman modern gini masih aja suruh nulis tangan. Hmm whatever lah. Dulu aku juga pernah ambil makul yang berbeda dan dapet dosen ini, alhasil aku cuma dapet b/c, tapi aku langsung ngulang sih di semester pendek, dan aku dapet a.
Selain itu, sebenernya aku harus nyuci karena cucianku dah numpuk banyak banget. Tapi sayang, air habis dan listrik lagi mati. Sial banget nih PLN matiin listrik di saat gak tepat. Keknya emang dah saatnya PLN ganti nama jadi perusahaan lilin negara.
Oke deh, dengan pikiranku yang makin kacau ini, semoga semuanya cepet selesai. Damn, nahan rasa itu gak enak.

Ini adalah sebuah pemikiranku setelah membaca sebuah buku dari pengarang favoritku (you may guess, maybe you know him). Yak, berbicara tentang cinta. Seseorang mengatakan “nothing takes the flavor out of peanut butter quite like unrequited love”. Ini adalah quotation favoritku, yang berarti tak ada sesuatupun yang membuat rasa selai kacang menjadi hambar kecuali cinta yang gak terbalas. Yaa, I acknowledge that, I even feel that. mungkin kalau dibahasaindonesiakan, cinta emang bisa ngubah rasa tahi jadi coklat, tapi cinta yang gak terbalas ngubah rasa coklat jadi tahi
Mungkin sudah kerap terjadi, kita mengagumi seseorang namun hanya secara diam-diam, no one knows, even her, like just what I face right know.
Menurutku, cinta itu ibarat kentut. Kenapa? Soalnya kalo ditahan terasa sakit, tapi kalo dikeluarin juga malu-maluin. Dammit!
Susah banget nahan rasa yang namanya kangen, bikin gak tenang, tapi juga nyenengin (gimana coba?).
Yaa, saat ini aku cuma sedang mencari cara aja biar dia tahu. Emang agak susah sih, apalagi dia dah punya. Sebenernya gak mungkin juga ganggu rumah tangga orang, takutnya ntar berimbas balik juga. Hmm I’m so confused and just stuck in this. Well, mungkin cuma membiarkan waktu ngapus semua rasa aja sampe akhirnya semua cuma jadi impian belaka.

That rain reminds me about you

I feel you in every water falls

I really need you so

When I cannot close my eyes tonight

When the temperature is so cold like this

There’s just you in my mind now

I miss you so much

Though your heart is not mine

And though you never think about my feeling

Di senja jingga yang sunyi

Di malam gelap yang mencekam

Hatiku mengharu biru mengingat dirimu

Hanya ada keindahanmu dalam pikiranku

Setiap dzikirku yang teringat adalah wajahmu

Dalam mimpiku yang menemani hanya jiwamu

Dalam munajatku kau menjadi tujuanku

Dan setiap detik yang berlalu adalah nafasmu

Biarkan sejarah menuliskan dengan tinta emasnya

Di dalam hatiku akan kekaguman yang abadi

Berharap kisah cinta kita tak terkikis oleh badai waktu

Sebuah kisah cinta yang paling menggetarkan hati

originally quoted from https://ukky.wordpress.com/2009/04/12/90/

Feel it…

Feel me in every breath you take

Imagine you are with me

Standing so close next to you

And hold your hand tightly

No…

Erase me from your mind

Don’t imagine anything

I will never be your side

Aaaah…

I mean yes, do that…

Oh, i think no…

Huff whatever, it’s up to you!

Look at that sky

It’s dark like your hair

Reminds me about you in this cold night

But you’ve left me here alone

Like a trash that doesn’t meaningful anymore

How beautiful tonight

If only there is you beside me

Enjoy this night with me

Lay your head to my shoulder

And I will save you in my heart

I imagine that I’m looking at your eyes

Just like those shining stars

But you’ve left me with this imagination

I remember how beautiful your smile is

Like that beautiful moon

But it is just in my mind

Not for real

Pagi yang sempurna

Kau tunjukkan kekuasaan-Mu dengan keelokan alam ini

Bersinar merekah di ufuk timur sana

Sepintas aditya mengintip jendela kamarku dengan senyumnya

Memberikan sinarnya di sudut-sudut ruang kamar ini

Pagi ini adalah pagi yang beda

Bukan pagi yang sesak dan kelabu

Bukan aku lagi yang terus muram

Karena mulai pagi ini aku harus bangkit

Melirik di sekitar

Tampak anak-anak kecil tertawa riang

Seorang ayah pergi dari peraduannya mencari nafkah

Dan ibu-ibu yang menyiapkan semangkuk bubur untuk anaknya

Lihat

Begitu indah hidup ini

Terlalu sayang jika kau hanya berkeluh kesah

Tidak adil jika kamu mengungkum dirimu sendiri

Pandanglah dunia di luar sana

Bersyukurlah

Dan katakan bahwa hidup itu indah

Benang-benang pada sehelai kain cinta perlahan-lahan lepas

Satu per satu lepas dari sang induk kain

Perlahan-lahan menipis dan semakin rombeng

Kini sudah compang-camping lah kain cinta itu

Biarkan saja, biarkan sobek-sobek tak karuan

Tak peduli akan buruk dipandang mata

Lebih bagus jika semua kain lepas

Yang pada akhirnya akan habis benang-benang itu tak bersisa

Biarkan tubuh hati itu telanjang

Relakan baju cinta yang menyelimutinya sirna

Mungkin baju itu juga sudah terlalu usang dan gerah dipakai

Tunggu saja

Nantikan baju yang baru datang menghangatkan tubuh sang hati

Langit sore sepintas dari jendela kamarku terlihat merekah, berwarna biru dan ada semburat warna jingga menghiasi. Awan-awan rata bertebaran di seluruh langit, terpisah-pisah kecil-kecil namun banyak. Tower pemancar pun terlihat sangat jelas dari kotak kaca berukuran 1×1.5meter di kamarku, tower itu berkelip-kelip merah dan terpasang pemancar petir mencakar langit dengan gagahnya. Tak jauh dari jendela kamarku, terlihat sebuah pohon lebat dah gagah, daunnya hijau rimbun dan pohon itu cukup tinggi. Di samping pohon itu terdapat pula pohon-pohon yang lain menemani, dan daun-daun dari semua pohon-pohon itu saling menyangkut satu sama lain, seperti tidak mau lepas dengan lainnya, membuat suatu ikatan yang kuat.

Adzan Maghrib rupanya telah berkumandang dari berbagai penjuru kampung ini, terdengar sangat jelas suara merdu muadzin dari arah timur, mengajak kepada semua umat muslim untuk menunaikan ibadah wajibnya. Namun, aku masih terdiam sejenak di atas busa ini, mungkin sebentar lagi aku baru akan menunaikan sholat, sejenak merenungi sesuatu yang baru-baru ini terus aku pikirkan, tidak berat, namun cukup menyita banyak pikiran dan perasaanku.

Sekarasng, aku punya kehidupan yang baru, entah akan menjadi kehidupan yang baik atau buruk, aku tidak tahu. Namun kehidupan ini ada diawali dengan kejadian yang amat buruk, hal yang benar-benar aku tidak pernah harapkan atau prediksi, tapi semoga saja itu hanyalah jadi pelajaran saja dalam kehidupan, dan kehidupan ke depannya akan menjadi lebih baik. Atau mungkin saja ini hanyalah sebuah ujian, di mana aku sedang diuji untuk meningkatakan derajat sebagai manusia. Aku percaya itu, karena selayaknya anak sekolah yang akan naik ke jenjang kelas yang lebih tinggi, pastilah dia diuji untuk mengetahui kemampuannya, dan jika dia mampu maka dia akan naik kelas. Dan pastilah semakin tingi jenjang atau derajat yang akan kita raih, akan semakin tingigi pula tingkat kesulitan ujian.

Semoga kita semua bisa menjadi manusia yang lebih baik, tidak hanya mengeluh dengan keadaan sulit yang sedang menimpa, namun memaknai hal tersebut sebagai pelajaran bahwa kita harus banyak berbenah diri.

:Sekilas salam untuk dia yang sudah pergi, terimakasih karena banyak pelajaran yang kau berikan dan pernah mengisi hidupku walau sejenak, semoga kebahagiaan selalu menaungimu.:

Bukan dari tulang ubun ia dicipta
Sebab berbahaya membiarkannya dalam sanjung dan puja

Tak juga dari tulang kaki
Karena nista menjadikannya diinjak-injak dan diperbudak

Tetapi dari rusuk kiri
Dekat ke hati untuk dicintai
Dekat ke tangan untuk dilindungi

quoted from Alva Hendi’s blog, http://alvahendi.wordpress.com/2009/03/18/kenapa-kau-dcipta-dari-rusuk/

Malam yang sempurna…
Bergerombol dengan kelelawar-kelelawar
Menghabiskan sisa malam yang jenuh
Mendengar ocehan burung hantu…
Meluruskan hidupku yang telah bengkok
Seakan memberikan banyak petuah untukku

Ku merenung…
Benar sekali ucapnya
Melegakan urat-urat jantungku yang sangat kencang
Mengempiskan nafasku yang sangat sesak
Dan meredakan darahku yang sengal

Mendengarkan ucapnya…
Seraya melepaskan sesak dari peraduannya
Menghembus nafas yang telah lama menusuk
Seakan terbebas dari penjara hati

Kini…
Ku telah hidup kembali
Dan selamat datang hidup baruku

Friends…
Could you see me now?
I’d like to sleep
But I just keep my eyes opening
Flying my mind into the dreamland
Hoping a happiness
And living in a place like a heaven
Wish that all sadness will go

Heaven…
I don’t know exactly what it looks like
As I know, I will get happiness over there
There are no sadness, problems, and tears
There’s only beauty over there
And LOVE

Hope that all sadness will past and be replaced by happiness
Seems like living in the heaven

🙂

Hujan menetes…
Dari awan mendung yang telah bingar
Menahan peluh pekatnya
Dan tak kuasa menahan lebih lama
Melelehlah sudah dan bercucuran semua air itu

Geram karena menahan beratnya awan abu
Tak tahan terus mendengar cacian petir
Tersedu-sedu…
Merintih tak tenang
Dan akhirnya meneteslah air-air itu

:sebuah kiasan:

I have an idea to make lyrics, but I hope there will be someone would like to make these texts become a song

All Screams of This Barren Compassion

Why…?!!!!! Should!!! Be like this??!!! (Scream)

How could it be happened to me?

Again…again…and again

While everything’s just gonna wound me and with all of these pains

Am I going to die?

Reff.

You even never understood my feeling…!!! (Scream)

You were just playing your game to make me be messy

You didn’t understand…!!! (Scream)

You were just thinking of yourself when saying cannot make a coupling

After all of my endeavors that I have built in long time

Then you just broke them all in one minute saying

Slow.

Three days is long enough for me

To wait for your unpredictable answer

That I’ve been waiting for with my restless feeling

Yet, it doesn’t matter at all for you

Now everything’s clear

And you couldn’t be mine

I became a worthless boy again…and over again

It sucks……..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! (Scream)

On August 8, 2009 at 7:31

%d bloggers like this: