Skip navigation

Ini adalah sebuah pemikiranku setelah membaca sebuah buku dari pengarang favoritku (you may guess, maybe you know him). Yak, berbicara tentang cinta. Seseorang mengatakan “nothing takes the flavor out of peanut butter quite like unrequited love”. Ini adalah quotation favoritku, yang berarti tak ada sesuatupun yang membuat rasa selai kacang menjadi hambar kecuali cinta yang gak terbalas. Yaa, I acknowledge that, I even feel that. mungkin kalau dibahasaindonesiakan, cinta emang bisa ngubah rasa tahi jadi coklat, tapi cinta yang gak terbalas ngubah rasa coklat jadi tahi
Mungkin sudah kerap terjadi, kita mengagumi seseorang namun hanya secara diam-diam, no one knows, even her, like just what I face right know.
Menurutku, cinta itu ibarat kentut. Kenapa? Soalnya kalo ditahan terasa sakit, tapi kalo dikeluarin juga malu-maluin. Dammit!
Susah banget nahan rasa yang namanya kangen, bikin gak tenang, tapi juga nyenengin (gimana coba?).
Yaa, saat ini aku cuma sedang mencari cara aja biar dia tahu. Emang agak susah sih, apalagi dia dah punya. Sebenernya gak mungkin juga ganggu rumah tangga orang, takutnya ntar berimbas balik juga. Hmm I’m so confused and just stuck in this. Well, mungkin cuma membiarkan waktu ngapus semua rasa aja sampe akhirnya semua cuma jadi impian belaka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.